Peluang Sebuah Potensi Yang Bisa Kembangkan Dari Ternak Entok Melalui Rekayasa Pakan

Kembangkan Potensi Dari Ternak Entok 


Sebuah usaha peternakan yang maju dengan manajemen yang lebih terpadu pastinya akan menghitung semua hal dari peternakan itu yang bernilai ekonomis bagi pemilik, tak terkecuali dengan usaha rumahan beternak entok ini

Kita dituntut lebih kreatif untuk dapat memanfaatkan semua hal yang terdapat disekitar kita, agar memperoleh hasil yang maksimal dalam upaya pengembangan usaha peternakan entok 


Terdapat sebuah potensi tersendiri yang dapat kita manfaatkan untuk kemajuan pengembangan usaha ternak entok kita, antara lain dari peluang untuk menyediakan DOE atau anakan entok yang masih kecil dengan rentang usia 0 sampai dengan satu minggu dengan rentang harga yang terbilang lumayan untuk kalangan kampung yaitu delapan ribu sampai dengan dua belas ribu rupiah

 
Menginggat dalam sekali bertelur se ekor induk betina entok ini dapat mencapai 20-an lebih. maka peluang ini menjadi sebuah celah yang patut kita gali lebih dalam lagi untuk dapat menghasilkan keuntungan yang lebih dalam usaha ternak entok, baik dalam skala kecil rumahan maupun yang telah berhasil mengembangkannya menjadi sebuah peternakan entok yang besar

Pernah suatu ketika, saya pernah melihat dan juga membaca pada salah satu forum di facebook yang membahas tentang unggas air ini yang memposting sebuah foto yang katanya diambil ketika melakukan uji coba pakan untuk menghasilkan lebih banyak telur dalam sekali periode 

Dalam postingan tersebut (saya tidak ingat namanya id facebooknya) sang indukan entok diberi pakan dengan perhitungan nutrisi yang tinggi untuk dapat menghasilkan sebuah keadaan yang dapat menghasilkan kondisi indukan entok ini terus bertelur, dan hal ini telah dilakukan selama beberapa periode kawin sang indukan entok ini menghasilkan sekitar 70-an telur dalam satu kali bertelur
hal ini tentu saja dapat menunjang peluang usaha ternak entok dalam rangka menyediakan stock DOE atau anakan entok ini dan menghasilkan keuntungan yang berlipat, apalagi jika cara rekayasa pakan tersebut dipadukan dengan teknologi mesin penetas untuk program penetasannya

Sehingga suatu saat nanti mungkin hal ini dapat dilakukan juga pada hewan unggas yang lain untuk dapat menghasilkan percepatan pertumbuhan yang lebih signifikan dari pada cara konvensional yang telah biasa dilakukan oleh kebanyakan orang dalam usaha peternakan unggas

Namun menjadi sangat disayangkan bagi semua orang dimana sebuah ego seorang manusia menjadi lebih merasa berhasil dan ilmunya yang dia miliki seakan - akan merupakan hasil dari buah pemikirannya sendiri dengan dalih trial/error sehingga dia enggan untuk menularkan ilmunya pada sesama 

Atau dengan alasan kekawatiran lain bahwa jika dia menyebarkan ilmu yang telah berhasil dia dapat ini, maka dia akan kehilangan pasar yang akan dibentuknya dari jualan ataupun kehilangan manfaatnya sehingga dia akan mengalami kerugian


Saya ambil contoh pada apa yang telah saya ungkap diatas tadi mengenai sepasang indukan entok yang menghasilkan telur yang lebih banyak dari biasanya yang telah di upload pada halaman salah satu grup facebook tadi yang mana merahasiakan campuran dan rekayasa pakan yang dia lakukan pada entok peliharaannya
Namun hal ini tak jadi masalah bagi seorang peternak entok yang kreatif, malah akan menimbulkan semangat baru dan sebuah inspirasi yang mungkin belum pernah terfikirkan. Seorang peternak entok sejati memang akan terus menebalkan tekadnya dikala memang dirasa belum maksimal dalam pengembangan yang telah diperoleh

Hal inipun pernah saya lakukan dengan eksperimen sendiri untuk menghasilkan racikan rekayasa pakan yang pas dalam rangka untuk mengetahui teknik yang dipakai, apalagi memang penyedia stock entok anakan didaerah saya bisa dibilang hampir tak ada dan harapan saya bila eksperimen berhasil dapat dipraktekan untuk kepentingan peternak entok didaerah saya untuk meningkatkan penghasilan dari penjualan anakan entok

Eksperimen dilakukan dengan membuat campuran pakan bernutrisi tinggi ditambah dengan kadar kalsium yang didapat dari cangkang keong atau bekicot kemudian dilakukan fermentasi dengan probiotik yang dibuat sendiri yang dicampur dengan rempah rempah dan juga empon - emponan 

Dalam beberapa kali ujicoba pada beberapa indukan entok, memang akan ada perubahan kondisi walaupun belum signifikan seperti yang diposting di facebook tadi. Hal ini membuktikan bahwa memang jika dilakukan dengan fokus untuk memperoleh campuran yang pas tentu saja akan menghasilkan perubahan yang diinginkan untuk membuat indukan entok petelur dengan jumplah telur yang melimpah tersebut

Mungkin bagi pembaca ada yang bertannya tentang fertlitas atau daya tingkat kemungkinan telur tersebut dapat menetas, jika melihat dari postingan di facebook tadi katanya dapat mencapai 70% dengan sistem pengeraman konvensional yaitu dengan dierami oleh induk entok betina. Makin penasaran lagi bagaimana caranya satu ekor indukan entok dapat mengerami semua telor tersebut yang berjumplah 70-an lebih, disini ada sedikit trik yang dilakukan yaitu dengan menggali tarangan atau sarang tempat sang indukan entok tersebut bertelur

Dengan begitu satu tempat dapat menampung lebih banyak telur (macam cara bertelur penyu). Atau jika mempunyai mesin tetas telur dapat langsung mengambil dan meletakannya pada mesin tetas agar daya tetasnya lebih tinggi lagi

Potensi Eksperimen Mandiri Oleh Peternak Entok Belum Maksimal  

Dengan dilakukannya eksperimen oleh peternak entok diatas tadi, seharusnya dapat mendorong para pelaku ternak entok secara langsung mengembangkan usaha ternak entok nya. Sehingga dapat dikatakan bahwa peternakan entok dimasyarakat tidak stagnan atau jalan ditempat


Selain dari potensi dari pengadaan stock anakan entog ini, ada banyak potensi lain yang dapat terbentuk. Dengan eksperiman rekayasa komposisi pakan dapat dihasilkan pula percepatan pertumbuhan fisik entog yang menakjubkan seperti yang terjadi pada ayam boiler ataupun bebek peking, entok dapat pula mengalami pertumbuhan yang cukup cepat dalam periode yang cepat. Hal inipun tentu saja dapat memberikan nilai tambah lebih untuk sang peternak entok karena tentu saja dengan waktu pemeliharaan dan masa panen ternak entok yang relatif singkat akan dapat menghemat biaya pakan yang dikeluarkan
Pembahasan tentang komposisi pakan ini akan sangat berbeda pada kondisi dilingkungan masing masing, karena selain komposisi pakan terdapat juga hal lainnya yang dapat mendukung sesuksesan dari ekperimen yang dilakukan. Namun sebagai panduan dasarnya telah saya tulis pada artikel bebelumnya dengan garis besar yang mudah dimengerti, bahkan bagi yang baru mau terjun dalam usaha ternak entok dalam skala rumahan

Dalam artikel tersebut sedikit banyak juga telah saya terangkan tentang pengaruh yang akan ditimbulkan berdasarkan pengalaman saya dalam memelihara dan beternak itik manila ini. Sekarang inipun saya terus belajar dalam menentukan konsep usaha yang sesuai untuk ternak entok ini, mengingat pasarnya juga masih terbuka lebar di daerah saya.

Dalam wawasan dan imajinasi saya, alangkah bagusnya jika sesama para peternak unggas khususnya entok ini dapat saling bekerjasama dan tukar pengalaman dalam upaya pengembangan peternakan yang akan Dilakukan sehingga kemajuan peternakan entok dapat lebih dipercepat seperti pada lini peternakan lain yang teknologinya sudah banyak dikuasai karena bantuan dari para pakar genetika dan juga insinyur tingkat dunia dalam pengembangan nya (peternakan ayam boiler dan juga sapi potong)

 Akan sangat hebat lagi jika kita dapat menghasilkan sebuah produk yang ikonik dan dapat diterima pasar dengan antusias, maka secara tidak langsung akan dapat meningkatkan nilai jual dari sebuah produk yang kita kembangkan secara mandiri bersama dengan sebuah kelompok atau lingkungan yang mendukung usaha kita tersebut

Sebenarnya tak ada yang lebih pandai diantara para ahli peternakan , hanyalah pengalaman dan kondisi yang dapat membentuk seseorang menjadi semakin ahli setiap hari karena dihadapkan para permasalahan yang baru setiap harinya

Tetap semangat dan terus berkarya demi kemajuan perkembangan dunia peternakan entok nusantara             

Tidak ada komentar:

Posting Komentar